Senin, 09 April 2012

makalah aik 2 iman kepada malaikat-malaikat Allah


Iman kepada Malaikat Allah
Malaikat adalah makhluk yang hidup di alam ghaib dan senantiasa beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Malaikat sama sekali tidak memiliki keistimewaan rububiyah dan uluhiyah sedikit pun. Diciptakan dari cahaya dan diberikan kekuatan untuk mentaati dan melaksanakan perintah dengan sempurna.
Rasulullah Shallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda,
”Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang menyala-nyala, dan adam ’Alaihissalam diciptakan dari apa yang telah disifatkan kepada kalian.”i
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,
Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi. dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.”ii
Nama dan Tugas Malaikat Allah
Jumlah malaikat sangat banyak, tidak dapat diketahui secara pasti. Namun ada 10 malaikat yang wajib kita imani sebagi seorang Muslim. Kesepuluh malaikat tsb beserta tugasnya adalah sebagai berikut:
  • Jibril
Menyampaikan wahyu kepada para rasul dan nabi
  • Mikail
Membagi rezeki kepada semua makhluk, termasuk memberi makan, minum, dan menurunkan hujan
  • Izrail
Mencabut roh atau nyawa semua makhluk apabila sudah tiba saatnya.
  • Israfil
Meniup sangkakala (terompet) jika telah sampai saatnya hari kiamat.
  • Raqib
Mencatat setiap kebaikan dan amal baik manusia
  • Atid
Mencatat setiap kejahatan dan amal buruk manusia
  • Munkar dan Nakir
Memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada orang yang ada dalam kubur
  • Malik
Menjaga pintu neraka        
  • Ridwan
Menjaga pintu syurga

Beriman kepada malaikat mengandung empat unsur:
1. Mengimani wujud mereka
2. Mengimani nama-nama malaikat yang kita kenali
3. Mengimani sifat-sifat malaikat yang kita kenali

Sifat-sifat Malaikat
Dari beberapa keterangan dapat disimpulkan bahwa malaikat adalah makhluk Allah SWT dengan sifat-sifat sebagai berikut:

  • Diciptakan dari nur (cahaya)
  • Semuanya taat dan berbakti pada Allah SWT
  • Tidak berjenis lelaki maupun perempuan
  • Tidak membutuhkan makan, minum, maupun sarana-sarana fisik lainnya
  • Tidak akan mati sebelum datangnya hari kiamat. Karena itu jumlahnya tidak dapat bertambah atau berkurang.
  • Gaib, tidak dapat dilihat oleh manusia biasa
  • Tidak pernah mengingkari Allah SWT dan berbuat dosa kepada-Nya
  • Hanya mengerjakan apa yang diperintahkan dan tidak ada inisiatif untuk berbuat yang lain
  • Diciptakan Allah SWT dengan tugas-tugas tertentu
  • Selalu bertasbih siang dan malam tidak pernah berhenti.
  • Suci dari sifat-sifat manusia dan jin, seperti hawa nafsu, lapar, sakit, makan, tidur, bercanda, berdebat, dan lainnya.
  • Selalu takut dan taat kepada Allah.
  • Tidak pernah maksiat dan selalu mengamalkan apa saja yang diperintahkan-Nya.
  • Mempunyai sifat malu.
  • Bisa terganggu dengan bau tidak sedap, anjing dan patung.
  • Mampu mengubah wujudnya.
  • Memiliki kekuatandan kecepatan cahaya.
  • Malaikat mempunyai kemampuan yang luar biasa dengan ijin-Nya.
  • Para malaikat diciptakan sebelum penciptaan manusia.  
  • Malaikat dijadikan Allah sebagai penyampai wahyu kepada siapa yang dikehendaki-Nya.
  • Diantara para malakiat ada yang bertugas menyertai manusia.
  • Jumlah malaikat sangatlah banyak, tiada yang mengetahui kecuali Dia.

Tempat yang tidak disukai Malaikat

  1. Tempat yang di dalamnya terdapat anjing, (kecuali anjing untuk kepentingan penjagaan keamanan, pertanian dan berburu);
  2. Tempat yang terdapat patung (gambar);
  3. Tempat yang di dalamnya ada seseorang muslim yang mengancungkan dengan senjata terhadap saudaranya sesama muslim;
  4. Tempat yang memiliki bau tidak sedap atau menyengat.

Makhluk – makhluk Ghaib selain Malaikat

       Selain para malaikat ada makhluk ghaib lain ciptaan Tuhan. Yang dimksud adalah syaithan. Syaithan diciptakan dari api. Berbeda dengan malaikat yang nendorong manusia berbuat baik, kerja syaithan adalah menyesatkan manusia. Kalau ada gerak hati seseorang untuk berbuat jahat, itu tandanya manusia tersebut mendapat bisikan syaithan. Jika ia ingin berbuat baik, itu indikasi bahwa malaikat berhasil menyampaikan bisikannya pada manusia yang bersangkutan.
            Gerak hati untuk melakukan perbuatan jahat atau gerak hati untuk berbuat baik didalam diri sesesorang ditimbang oleh akalnya. Akallah yang memberi keputusan. Keputusan akal menimbulkan kehendak (will) pada diri manusia yang bersangkutan. Kehendak itu bebas memilih mana yang akan dilakukan.
            Menurut ajaran Islam, setiap manusia mempunyai kecenderungan untuk berbuat baik dan atau berbuat jahat. Kecenderungan berbuat baik dikembangkan oleh malaikt dan kecenderungan berbuat jahat dimanfaaatkan oleh syaithan dengan berbagai tipu daya. Itulah sebabnya maka akal manusia yang mempertimbangkan kedua kecenderungan itu perlu diisi dengan iman kepada wahyu yang sengaja diturunkan tuhan untuk menjadi pedoman hidup manusia. Ada makhluk halus lain, yang juga diciptakan oleh api, disebut iblis yang termasuk kedalam kategori syaithan. Iblis adalah makhluk ghaib yang berusaha dengan berbagai cara menjerumuskan manusia kelembah kesesatan dengan merangsang nafsu rendah manusia, dan selalu berusaha mempengaruhi manusia agar berperilaku sama dengan iblis.
            Selain  dari apa yang telah dikemukakan di atas, ada mahluk halus lain yang disebut Jin. Sama halnya dengan iblis yang dapat menyerupakan dirinya kedalam berbagai beentuk, jin juga kadang-kadang dapat memperlihatkan dirinya sebagai makhluk biasa seperti binatang sebagai mahluk yang luar biasa. Jin ada yang baik dan ada pula yang buruk ada taat ada pula yang ingkar kepada Allah. Paham dan pendirian mereka sema dengan manusia. Dalam kepustakaan, yang baik dan patuh kepada Allah disebut jin Isalm, sedang yang jahat disebut jin kafir. Karena persamaannya itu kewajiban jin dan manusia juga sama yakni mengabdi kepada Allah. “tidak kuciptakan jin dan manusia, kecuali untuk mengabdi kepada-Ku “ . (al- Zariyat (51) ayat  56.
            Malaikat, syaithan, iblis dan jin adalah makhluk-makhluk halus yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera manusia dalam bentuknya yang asli. Sebagai makhluk halus yang berada di alam ghaib wujudnya sama dengan malaikat, tetapi sifat dan tugasnya berbeda. Malaikat mendorong manusia berbuat baik, sedang syaithan, iblis dan jin (kafir) pada umunya mengajak manusia berbuat jahat.

Hikmah beriman kepada Malaikat

Hikmah beriman kepada malaikat yaitu :
a. Menimbulkan sikap hidup yang selalu berhati-hati dalam segala hal amal perbuatannya karena yakin bahwa di sekitarnya ada malaikat yang selalu mengawasi kamu
b. Menimbulkan sikap diri,pribadinya yang lahir selalu dalam keadaan bersih dan suci baik dari badannya maupun pakaiannya dan tempat tinggalnya kaena dirinya ada rasa lalu jika tampak lusuh,kotor dan najis
c. Menimbulkan kemauan yang kuat pada dirinya untuk selalu menampakkan yang terbaik dalam ucapannya dan perbuatannya / bacaan dan amalnya bahkan ia akan selalu mencari suatu amal perbuatan yang dicintai para malaikat dan ingin di doakan para malaikat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar